Categories

Budaya (3) Cerpen (2) Cooking (1) Curhat (29) Curug (1) Famz Story (4) fiktif (3) Film (14) Foto (36) Hiking (30) Indonesia (80) INDONESIA BAGUS (7) Info (111) Islam (3) Jepang (7) Kampus (83) Kartun (1) Kids (2) Komputer (34) Kopdar (1) Korean Fever (14) Listing Program (8) Look Alike (10) Maen (28) Multimedia (9) Musik (3) Muslimah (4) Ramadhan (1) Review (16) SAR (2) Sekedar Tulisan (49) Shout Out (6) SI (53) Situs Bersejarah (2) Team Mandalawangi (1) Trip (33) Tugas (86) Untuk Negeri (76) Video (3) Wisata (11)

Sabtu, 06 Oktober 2012

Dasar Pemrograman

Program merupakan himpunan atau kumpulan instruksi yang dibuat oleh programmer atau suatu executable dari suatu software. Sedangkan pemrograman adalah suatu kumpulan urutan perintah ke komputer untuk mengerjakan sesuatu, dimana instruksi tersebut menggunakan bahasa yang dimengerti oleh komputer atau yang dikenal dengan bahasa pemrograman.

Bahasa pemrograman adalah prosedur atau tata cara penulisan program. Pada bahasa pemrograman terdapat dua faktor penting, yaitu syntaks dan semantik. Fungsi bahasa pemrograman adalah sebagai media untuk menyusun dan memahami serta sebagai alat komunikasi antara pemrogram dengan komputer.

Empat Kelompok Bahasa Pemrograman :
  1. Object Oriented Language (Visual dBase, Visual FoxPro, Delphi, Visual C)
  2. High Level Language (Pascal dan Basic)
  3. Middle Level Language (Bahasa C)
  4. Low Level Language (Bahasa Assembly)

Tipe Pemrograman, yaitu :
  1. Pemrograman Prosedural, yaitu tahap-tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas, metode langkah demi langkah secara eksak dalam memecahkan suatu masalah. (Cobol, Basic, Pascal, Fortran dan C dinamakan juga bahasa prosedural).
  2. Pemrograman Terstruktur, yaitu bahasa pemrograman yang mendukung pembuatan program sebagai kumpulan prosedur. (Contoh bahasa pemrograman terstruktur : Pascal, Cobol, RPG, ADA, C).
  3. Pemrograman Modular, disini program dipecah-pecah ke dalam modul-modu, dimana setiap modul menunjukan fungsi dan tugas tunggal. Pemrograman ini banyak dimanfaatkan oleh Bahasa Pemrograman Berbasis Obyek.
  4. Pemrograman Fungsional, disebut begini karena memang pada program seluruh kodenya berupa fungsi-fingsi, bahasa ini merupakan bahasa yang memperlakukan proses komputasi sebagai evaluasi fungsi-fungsi matematika. (Lisp, Scheme, ML, Haskell).
  5. Pemrograman Berorientasi Obyek, merupakan bahasa pemrograman yang mampu memanfaatkan obyek-obyek yang tersedia atau membuat suatu obyek tertentu dengan menggunakan bahasa pemrograman. (C++, Small Talks, Java).
  6. Pemrograman Visual, penggunaan ekspresi (grafik, gambar, atau ikon) dalam proses pemrograman. Memungkinkan pengguna untuk membuat program dalam dua (atau lebih) dimensi.
  7. Pemrograman Even-Driven, menggunakan konsep "jika sebuah aksi/perintah dilakukan terhadap sebuah onyek, apa yang akan terjadi/dilakukan oleh obyek tersebut selanjutnya". Sangat fleksibel dalam pembuatan koding program, karena sudah menggunakan konsep OOP dimana pemrograman dapat dimulai dari obyek yang diinginkan tanpa harus terurut. (Visual Basic, Visual C++, Delphi).

Sumber :
Arsip pribadi (fotocopy Konsep Dasar Pemrograman)

1 komentar:

  1. saya mahasiswa dari Jurusan Informatika
    Artikel yang sangat menarik, bisa buat referensi ini ..
    terimakasih ya infonya :)

    BalasHapus