Categories

Budaya (3) Cerpen (2) Cooking (1) Curhat (29) Curug (1) Famz Story (4) fiktif (3) Film (14) Foto (36) Hiking (30) Indonesia (80) INDONESIA BAGUS (7) Info (111) Islam (3) Jepang (7) Kampus (83) Kartun (1) Kids (2) Komputer (34) Kopdar (1) Korean Fever (14) Listing Program (8) Look Alike (10) Maen (28) Multimedia (9) Musik (3) Muslimah (4) Ramadhan (1) Review (16) SAR (2) Sekedar Tulisan (49) Shout Out (6) SI (53) Situs Bersejarah (2) Team Mandalawangi (1) Trip (33) Tugas (86) Untuk Negeri (76) Video (3) Wisata (11)

Senin, 02 September 2013

Cinta Adalah Fitrah...

Saya adalah seorang muslimah yang masih dalam tahap belajar. Sering saya mempertanyakan "apakah dosa jika seorang muslim jatuh cinta?". Oleh karena rasa penasaran yang saya miliki, saya lebih memilih mencari jawaban dengan cara membaca bahasan mengenai cinta dalam cara pandang islam ketimbang bertanya pada orang lain. Maklum saja, jika saya bertanya tentang cinta pada lingkungan saya, mereka lebih banyak yang menjawab menurut cara pandang mereka, bukan cara pandang Islam.

Setelah membaca sebuah buku yang bertema cinta, akhirnya saya tahu bahwa cinta adalah fitrah, karena cinta itu suci. 

Nah, karena cinta adalah fitrah, maka kita yang berkewajiban untuk menjaga kesucian cinta itu. 

Ada beberapa kalimat yang saya sempat kutip dari beberapa buku, dan bahan bacaan yang telah saya baca beberapa waktu lalu.

"Tak ada cinta yang buruk. Tak ada cinta yang salah. Tak ada cinta yang haram. Cinta adalah fitrah dari Tuhan atas seluruh makhluk-Nya. Cinta adalah kesucian yang kehadirannya menghajatkan sucinya diri manusia. Jika kau mencintai seseorang yang justru membuat dirimu durhaka kepada Tuhan. Percayalah bahwa itu bukan cinta. Karena selamanya cinta itu suci. Selamanya, cinta hanya mengajak pada ketaatan kepada pencipta."


“bukan kepada wajah, tubuh, dan apa yang dia miliki. Tapi pada hatinyalah kita jatuh cinta”


"Bila belum bersedia melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam. Karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya. Kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang, Kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya. Karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu. Menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu. Karena diammu bukti kesetiaanmu padanya. Karena mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah ALLAH swt pilihkan untukmu." -  dari sini.


"Jika engkau jatuh cinta pendamlah rasa itu dan jangan kau tampakkan. Mohonlah kepada Allah agar menjadi tenang. Jika kau mati dalam keadaan bersabar, niscaya kau akan beruntung mendapatkan syurga."

Cinta Dalam Diam
"Ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan Ali, yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan. Dan pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah (pernikahan)"


Jika Aku Jatuh Cinta..
"Ya Allah, jika aku jatuh cinta. Cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatanku untuk mencintai-Mu.

Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta. Jagalah cintaku padanya agar tak melebihi cintaku pada-Mu.

Ya Allah, jika aku jatuh hati. Izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.

Ya Rabbana, jika aku jatuh hati. Jagalah hatiku padanya, agar tidak berpaling dari hati-Mu.

Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu. Rindukalah aku pada seseorang yang merindukan syahid di jalan-Mu.

Ya Allah, jika aku rindu. Jagalah rinduku padanya agar tak lalai aku merindukan surga-Mu.

Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu. Janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertig malam terakhir-Mu. 

Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu. Jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh  dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.

Ya Allah, jika Kau halahkan aku merindukan kekasih-Mu. Jangan biarkan aku melampaui batas sehingga aku melupakan cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.

Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah terhimpun dalam cinta kepada-Mu. Telah berjumpa dengan ketaatan pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-Mu, telah berpadu dalam membela syariat-Mu.

Kukuhkanlah ikatannya, Ya Allah, kekalkanlah cintanya, tunjukkanlah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan cahaya-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu."

-Doa yang pernah ditulis oleh Syaikh Sayyid Quthb-


Jagalah hati. Jaga keikhlasan.
"...Saya ingin meletakkan cinta saya kepada Allah, melebihi diatas kecintaan saya pada manusia lainnya. Saya belajar mencintai Allah, setelah bertahun-tahun saya larut dalam kecintaan kepada hawa nafsu saya sendiri..."

- sebagian Isi email siti buat rahmat di bagian terakhir novel “KEMI” -


Dari beberapa kutipan di atas, saya menyimpulkan bahwa Islam lebih mengajarkan umatnya untuk bersabar dalam urusan cinta, memendamnya dan tak menampakannya sebelum yakin. Dan, jika sudah yakin, tak ada kata pacaran melainkan langsung meminang untuk menikah. Ingat, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.



...La Takhaf Wa La Tahzan. Innallaha Ma’ana....




Tidak ada komentar:

Posting Komentar