Categories

Budaya (3) Cerpen (2) Cooking (1) Curhat (29) Curug (1) Famz Story (4) fiktif (3) Film (14) Foto (36) Hiking (30) Indonesia (80) INDONESIA BAGUS (7) Info (111) Islam (3) Jepang (7) Kampus (83) Kartun (1) Kids (2) Komputer (34) Kopdar (1) Korean Fever (14) Listing Program (8) Look Alike (10) Maen (28) Multimedia (9) Musik (3) Muslimah (4) Ramadhan (1) Review (16) SAR (2) Sekedar Tulisan (49) Shout Out (6) SI (53) Situs Bersejarah (2) Team Mandalawangi (1) Trip (33) Tugas (86) Untuk Negeri (76) Video (3) Wisata (11)

Senin, 17 Juni 2013

[Review] Bokura Ga Ita Kouhen Live Action

Film lanjutan dari Bokura Ga Ita Zenpen. Sudah 5 tahun berlalu semenjak Yano pindah ke Tokyo. Nanami masih belum mendapatkan pekerjaan di Tokyo, ia memutuskan untuk pindah ke Tokyo bersama Take, tapi mereka tidak tinggal bersama. Nanami masih belum melupakan Yano.


Sampai akhirnya, Nanami mendapatkan pekerjaan dan merayakannya bersama Take. Take mengajak Nanami untuk datang ke acara reuni kelas mereka. Mereka berdua pergi ke acara tersebut, tapi Yano tidak hadir saat itu. Setelah acara selesai, Nanami pergi ke atap sekolah bersama Take. Take mengerti bahwa Nanami sebenarnya pergi ke atap untuk mencari Yano, karena hari ini adalah hari kematian Nana. Take menceritakan pada Nanami tentang Yano, yang ia temui 3 tahun lalu.

Sejak Yano tinggal di Tokyo, ia selalu mengirimi foto untuk Nanami, saling berkirim pesan, dan Yano akan menelepon Nanami selama 5 menit. Di sekolah, Yano selalu menceritakan tentang Nanami pada teman-temannya, terutama pada Sengenji.


Kehidupan Yano semakin sulit semenjak ibunya dipecat dari pekerjaan, dan Yano harus bekerja demi kehidupan mereka. Yano tidak pernah menceritakan hal ini pada Nanami, tapi Yano selalu menyempatkan menghubungi Nanami. Bukan hanya itu, Ibu Yano terkena kanker dan harus di rawat di rumah sakit. Yano harus semakin banyak bekerja, sampai-sampai ia tidak masuk sekolah, dan nilainya turun. Tapi Sengenji selalu membawakan catatan untuk Yano.


Yano ingin pergi menemui Nanami, karena hari itu adalah ulang tahun Nanami. Tapi ibunya mengira Yano akan meninggalkannya dan pergi menemui ibu tirinya. Ibunya tidak ingin melepas Yano karena hanya Yano yang ia miliki.

Yano sudah beberapa kali mengatakan bahwa ia tidak akan meninggalkan ibunya, tapi ia hanya pergi sebentar untuk menemui Nanami. Dan saat berjalan menjauh dari rumah, ternyata ibunya bunuh diri, Yano tidak jadi menemui Nanami karena harus mengurus pemakaman ibunya.


Sekarang, Yano benar-benar sendiri. Ia hanya bisa mengucapkan selamat ulang tahun untuk Nanami dari jauh. Yano tidak ingin menghubungi Nanami lagi. Karena, ia tidak mungkin menceritakan ini semua.


Yano menemui Take untuk meminta Take menjaga Nanami. Yano akan melupakan semua masa lalunya, tanpa terkecuali. Dan ia berharap Nanami tidak lagi mencarinya dan menghubunginya.


Nanami sangat tepukul mendengar semuanya. Ia akhirnya menghapus semua pesan yang diterima dari Yano. Ia berharap dengan cara ini, ia akan melupakan Yano dengan mudah.


Nanami bekerja di perusahaan yang sama dengan Sengenji. Sengenji menceritakan semua tentang Yano saat di sekolah dulu. Yano yang selalu bercerita tentang Nanami, Yano yang selalu mengirim foto untuk Nanami. Tapi, sekarang Nanami sudah berniat untuk melupakan Yano. 


Suatu saat, ketika Sengenji sedang mengunjungi clientnya, ia tidak sengaja bertemu dengan Yano. Ternyata Yano hidup bersama keluarga ayahnya. Yano memakai nama ayahnya. Sengenji menceritakannya pada Nanami, dan meminta Nanami untuk bertemu dengan Yano. Tapi Nanami tidak ingin bertemu dengan Yano saat ini. Ia lebih memilih berdiam diri dari pada memikirkan Yano.


Take mendatangi rumah Yano, dan ternyata Yuri tinggal disana juga. Take marah pada Yuri, kenapa Yano sampai memilih Yuri dibanding Nanami. Take juga bertanya pada Yuri, apa Yano sudah 'tidur' bersama dengannya atau belum. Karena Take tahu, Yano tidak menyukai Yuri sejak dulu.


Nanami mencari Yano ke bandara, dan akhirnya ia bisa bertemu dengan Yano. Tapi, Yano sangat berbeda sekarang. Yano seolah tidak mengingat janji mereka berdua saat terakhir kali bertemu. Yano mengatakan pada Nanami bahwa ia telah tinggal bersama dengan wanita yang ia cintai. Nanami tidak menunjukkan rasa marahnya, tapi nanami malah meminta maaf pada Yano karena tidak bisa berada di samping Yano selama ini.


Nanami berusaha tegar di depan Yano, padahal Nanami sangat sakit hati mengetahui Yano telah mengingkari janji mereka. Nanami tidak bisa melupakan semua kenangan bersama Yano.


Take akhirnya melamar Nanami, karena ia tahu Yano telah mengingkari janjinya pada Nanami. Take sudah menghabiskan 5 tahun bersama dengan Nanami. Tapi, Nanami tidak menerima lamaran Take. Nanami masih bersikeras dengan perasaannya pada Yano.


Take menemui Yano. Take mengatakan bahwa ia telah melamar Nanami tapi Nanami menolaknya, karena Nanami masih percaya pada Yano. Take sangat marah pada Yano karena Yano dulu pernah mengatakan bahwa ia akan melupakan semua masa lalunya, tapi kenapa Yano sekarang lebih memilih Yuri dibanding Nanami. Take pun membuang cincin tersebut ke sungai, sama seperti Yano yang meninggalkan Nanami.


Yano menemui Nanami di depan kantornya. Nanami terkejut melihat Yano yang tersenyum padanya. Yano mengajak Nanami untuk berkeliling Tokyo, karena ia pernah berjanji orang yang pertama yang ia ajak berkeliling Tokyo adalah Nanami.

Nanami sangat senang dengan semua itu, tapi pada akhirnya mereka berdua tetap harus berpisah. Nanami berusaha untuk tersenyum dihadapan Yano, dan kemudian menangis setelah membalikan badannya.


Ternyata Yuri tidak tinggal bersama Yano selama ini, tapi karena sekarang ibu Yuri sedang dirawat di rumah sakit, Yuri pun tinggal sementara di rumah Yano. 

Yano mengunjungi ibu Yuri dan meminta maaf. Yano tahu ibu Yuri sangat sakit hati pada anak-anaknya. Nana telah meninggal karena kecelakaan dan anaknya yang lain malah memilih tidak pernah bicara pada Ibu Yuri. Yano pun menangis di samping ibu Yuri, dan mempersilahkan Yuri untuk berbicara pada ibunya.

Yuri memegang tangan ibunya, dan ternyata ibunya menggenggam tangannya. Yuri langsung menangis dan meminta maaf pad ibunya karena sifatnya selama ini. Pada akhirnya ibu Yuri meninggal.


Nanami dan Take menghadiri upacara pernikahan teman sekolahnya. Lagi-lagi Yano tidak terlihat menghadiri acara tersebut. Nanami sudah mulai melupakan Yano dan menjalani hidupnya yang baru.


Nanami akan melihat-lihat ke sekolah mereka dulu. Take menawarkan diri untuk menemani Nanami. Tapi Nanami tahu Take sedang ditunggu seseorang, dan Nanami bisa melihat-lihat sendiri.

Sekarang, semua telah berubah. Take menikah dengan Sengenji, Yuri bekerja di toko roti sesuai dengan keinginannya sejak dulu.


Nanami mengunjungi kelas yang dulu pernah ia tempati. Duduk di bangkunya, ia juga membawa buku catatan miliknya tentang semua masa lalunya dengan Yano. Ia mengingat semua kenangannya untuk terakhir kali. Nanami pun menaruh buku tersebut di kolong meja tersebut.


Lorong, ruang kelas, hampir semua tempat di sekolah itu ia mengingat Yano. Nanami pergi ke atap sekolah untuk melepas semua kenangan itu. Nanami memikirkan Yano, siapa orang yang dicintai Yano saat ini, dan apakah Yano bahagia sekarang.

 Tiba-tiba ada yang memanggilnya dan ternyata itu suara Yano. Yano meminta maaf karena terlambat menghadiri upacara pernikahan tersebut. Yano menyadari bahwa Nanami adalah orang ia cintai dan Nanami adalah kompas hidup Yano. Yano tidak ingin meninggalkan Nanami lagi.



Yano menemukan buku Nanami yang ia taruh di kolong meja. Itu membuat Yano mengingat semua kisah tentang mereka yang dulu pernah Yano lupakan. Nanami sangat terharu dengan itu semua, pada akhirnya ia bisa bersama dengan Yano.

Yano berkata pada Nanammi, "let's make a future, that won't lose to the past. This time. Together".

Karena saat ini, masa lalu Yano adalah Nanami. Kisah mereka berdua.


2 komentar:

  1. My favorite film :')

    nangis asli waktu tiba-tiba Yano nungguin di pinggir jalan pas Nanami pulang kerja, kirain bakal bahagia dari situ tapi ternyata cuma sehari >///<

    aku yang sakit hatiiii~ haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama. rada kesel sih pas Yano malah lebih milih Yuri ketimbang Nanami. tapi ternyata Yano masih milih Nanami di akhir. :'D

      Hapus